Ada kesalahan di dalam gadget ini

Sabtu, 19 Maret 2011

INELASTIS 2

Posted by Spiritual Bandit 19.34, under | No comments

Contoh Inelastis 2:

Contoh soal: jumlah permintaan kue bolu di suatu toko makanan merosot dari 50.000 menjadi 49.000.gejala itu merupakan akibat dari naiknya harga kue bolu dari Rp 500 menjadi Rp 600.

Perhitungannya menjadi:



Ed = -(50000-49000/500-600)x(500/50000)

Ed = -1000/-100 x 500/50000

Ed = 0.1

Jadi Ed < 1


Sumber: http://images.ekonomisatu.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/Svj5lgoKCCYAAEhyHkg1/Ekonomi%20-%20Elastisitas.ppt?key=ekonomisatu:journal:2&nmid=268640633

INELASTIS

Posted by Spiritual Bandit 19.15, under | No comments

Contoh Inelastis 1:


Pada dasarnya elastisitas itu rumus umumnya adalah

    e = (∆Qx x Px)/(∆Py x Qy )
  

  Ditoko purnama permintaan akan spidol dan tinta sbb :
  1. Pada bulan januari 2010 harga spidol Rp5000,-/unit dan jumlah permintaan konsumen sebanyak 300 unit. Pada saat harga tinta Rp8000,-/unit jumlah permintaan 200 unit.

    Pada bulan februari 2010 harga spidol naik jadi Rp6000,-/unit dan permintaan sebanyak 250 unit. Tetapi pada saat tinta tetap Rp8000,-/unit jumlah permintaan konsumen turun menjadi 150 unit.

    Hitunglah elastisitas silang pada spidol dan tinta di toko purnama.


     
Komoditi sebelum Sesudah 
Harga/unit jumlah Harga/unit Jumlah 
Spidol (X) 5000 300 6000 250 
Tinta (Y) 8000 200 8000 150 

 
    esi = (Qx x Px)/( ∆Py x Qy)

   

esi = (-50 x 5000)/(1000 x 200)


esi = -1,25

 
Jadi, esi adalah -1,25 maka spidol dan tinta adalah barang komplementer. Dan ini merupakan inelastis
Ingat, jika    
        e kurang dari 1 = inelastis
        e=1 = elastisitas uniter
        e lebih dari 1 = elastic

 
Sumber: Dominick Salvatore,Ph.D.2006.mikroekonomi.erlangga:Jakarta.

PRIMBON RAMALAN JODOH